Pada tahun ini SMP Islam Al-Ma’ruf menyelenggarakan kegiatan Qur’an Camp di Artee Resort Convention , Bogor. Kegiatan ini mengusung tema “Lebih Dekat Dengan Al-Qur’an”. Harapan yang dituju dari terselenggaranya kegiatan ini, siswa-siswi peserta dapat mengenal Al-Qur’an lebih dari sekedar belajar membaca, tapi juga meyakini mukjizat agung yang telah Allah Swt turunkan kepada Nabi Muhammad Saw dan diwariskan tanpa cacat kepada umatnya hingga saat ini sampai dengan akhir zaman kelak.
Sebanyak 19 orang peserta menginap selama 3 hari 2 malam, mereka belajar mandiri dan berkegiatan dalam kerangka kehidupan Islami yang penuh makna. SMP Islam Al-Ma’ruf ingin menanamkan makna hidup dan berkehidupan yang berkualitas penuh nilai-nilai keislaman. Dari kegiatan ini mereka belajar, bahwa hidup dengan Al-Qur’an tidak hanya berisi perintah dan larangan, tapi Al-Qur’an juga membimbing bagaimana menikmati hidup sebagai anugerah, ada kalanya senang, ada waktunya untuk belajar, ada saatnya bersedih dan bagaimana menyikapinya, ada juga saatnya bercanda tertawa riang gembira, tapi satu hal yang tidak boleh dilupakan, “jangan lupa bersujud”.
Kegiatan ini diawali dengan seminar parenting yang diikuti oleh orang tua yang mengantar dan siswa peserta Qur’an Camp. Pada seminar ini, SMP Islam Al-Ma’ruf berusahan menanamkan rasa bahwa antara orang tua dan anak ada hubungan Emosional yang tidak terpisahkan. Di akhir sesi, kami mengajak orang tua siswa untuk menulis surat kecil untuk anaknya, yang berisi harapan-harapan tentang anaknya di masa depan. Pada momen ini, tidak sedikit orang tua yang menitikan air mata saat menuliskan surat tersebut. Setelah itu, peserta Qur’an Camp berangkat menuju tempat Qur’an Camp, Artee Resort Convention Bogor.



Kegiatan diawali dengan Team Building setelah Sholat Zuhur dan makan siang. Dari kegiatan ini, kami berusahan menanam pesan, bahwa hidup itu bukan tentang berapa uang yang kita miliki, bukan tentang siapa kita, apa jabatan kita, tapi bagaimana kita bisa bersosialisasi dengan sesama sebagai kholifah di muka bumi.

Setiap usai menunaikan sholat, kami juga mengajak peserta membaca dzikir yang dianjurkan untuk dibaca, seperti membaca Wiridul Latif setelah Sholat subuh, Hizib Nashor setelah sholat zuhur, Surat Al-Waqi’ah beserta doany setelah Ahsar, tadarus Al-Qur’an setelah sholat maghrib, membaca Ratib setelah Isya, serta menyempatkan Al-Mulk sebelum tidur. Pada Kamis malam Jum’at di hari ke 2 kami juga mengajak membaca Maulid Nabi serta Al-Kahfi bersama. Pada setiap sepertiga malam selama kegiatan berlangsung, peserta juga kami ajak untuk Sholat Tahajjud, witir yang diakhiri dengan tadabur alam.

Dalam kegiatan ini, ada 3 bagian sharing session yang kami berikan kepada peserta. Sharing Session pertama diisi oleh Pak Adi Riana. Beliau memberikan tema tentang jasa Ayah serta perannya dalam keluarga. Dengan harapan, siswa bisa menghargai Ayahnya sebagai tulang punggung keluarga yang sampai kapanpun akan terus berjuang untuk kebahagiaan keluarganya.

Adapun Sharing Session ke 2 diisi oleh Pak Fikry. Beliau menyampaikan materi tentang bagaimana caranya agar lebih dekat dengan Al-Qur’an. memaknai Al-Qur’an sebagai mukjizat dan pedoman hidup bagi ummat Islam, serta keajaiban ilmu pengetahuan yang ada di dalamnya. Harapannya siswa dapat lebih semangat dalam mempelajari Al-Qur’an, bisa mentadabburinya dan mengamalkan isinya.

Di akhir penutupan Qur’an Camp, sharing session ke 3 disampaikan oleh Bu Nisa. Beliau memberikan tema tentang jasa seorang Ibu bagi kehidupan. Ibu merupakan pelita yang tak pernah padam sampai kapanpun. Pada akhir sesi, setiap peserta diminta untuk menuliskan surat kecil untuk Ibu mereka. Yang mengharukan pada momen ini, banyak siswa yang sedih haru saat menuliskan surat untuk Ibunya. Hati dan perasaan mereka tersentuh saat tangan mereka berusaha menggoreskan pena di atas kertas menuliskan rasa terdalam kepada Ibu yang telah melahirkan mereka.

Kami tidak lupa mengisi kegiatan ini dengan games seru yang melatih kebersamaan kelompok. Kali ini games yang kami berikan adalah treasure hunter, dimana peserta dibagi menjadi 4 kelompok. Setiap kelompok ini harus mencari petunjuk tentang teka-teki yang harus dijawab di akhir. Petunjuk-petunjuk itu kami kami berikan disetiap pos yang harus dilewati, dan setiap pos punya tantangannya masing-masing. Games ini dimenangkan oleh kelompok 3 dengan Dzakwan Bari Efendi sebagai ketua kelompok yang behasil memecahkan teka-teki yang diberikan.
Alhamdulillah, rangkaian kegiatan Qur’an Camp tahun 2025 ini dapat berjalan lancar sesuai rencana, semoga dapat memberi manfaat dan sarat akan makna bagi semua.
0 Comments